6 Tips Merintis Usaha Bisnis Grosir dengan Modal Minim

6 Tips Merintis Usaha Bisnis Grosir dengan Modal Minim

Menjual produk dalam jumlah besar atau yang biasa disebut sebagai bisnis grosir, masih menjadi favorit banyak seller hingga saat ini.

Bagi konsumen, pembelian grosir bisa menjadi salah satu strategi berhemat bagi mereka yang memiliki keluarga besar, atau yang memiliki daya konsumsi tinggi.

Selain itu, pembelian grosir juga sering antar sesama bisnis, dan juga perusahaan perkantoran. Tak heran, bisnis grosir menjadi salah satu pilihan dalam berwirausaha. 

Ada banyak jenis bisnis grosir yang mudah kamu temui. Beberapa contoh usaha grosir meliputi grosir sembako murah, baju, dan plastik. Ketiga kategori ini merupakan produk-produk yang sering masyarakat butuhkan, sehingga banyak yang menjualnya secara grosir.

Memulai usaha bisnis grosir tentunya membutuhkan modal yang besar karena kamu harus memiliki stok barang dalam jumlah banyak. Tapi ternyata modal memulai usaha bisnis grosir bisa kamu minimalisir lho! Berikut cara-cara yang bisa kamu lakukan untuk menekan biaya modal bisnis grosir.

6 Tips Merintis Usaha Bisnis Grosir dengan Modal Minim

Bisnis Grosir dengan Modal Minim
Bisnis Grosir dengan Modal Minim. Via: thairakthaius

Apa Saja Produk yang Akan Dijual?

Langkah pertama yang harus kamu lakukan adalah membuat daftar produk-produk yang akan kamu jual. Menjual produk dengan sistem grosir artinya kamu menjual lebih dari satu jenis produk dan tersedia dalam berbagai warna atau varian.

Contohnya jika kamu memulai usaha bisnis grosir sembako, kamu perlu membeli berbagai merek dan varian beras. Mengetahui produk apa saja yang akan kamu jual akan memudahkan dalam menghitung modal yang kamu perlukan. 

Lakukan Analisis Pasar Agar Efisien Biaya

Setelah mengetahui produk-produk yang akan dijual, kamu bisa menganalisa pasar. Cara yang dapat dilakukan adalah dengan melakukan survey.

Melalui langkah ini, kamu dapat mengetahui berbagai informasi mengenai suatu produk, misalnya apakah produk ini bakal digemari di rentang usia berapa saja. 

Kemudian hasil dari survey tersebut bisa kamu analisis untuk melihat trend dan memprediksi apakah produk tersebut akan laku atau malah kebalikannya. Hal ini dilakukan agar kamu tidak mengeluarkan biaya-biaya yang tidak diperlukan.

Hubungi Merek Langsung Biar Lebih Murah

Setelah memutuskan produk-produk apa saja yang ingin kamu jual, maka selanjutnya kamu menghubungi distributor. Kamu bisa menghubungi contact person dari setiap merek yang produknya akan kamu jual melalui laman website mereka atau media sosial lainnya.

Dengan menghubungi merek secara langsung, kamu bisa ikut program reseller di mana kamu akan mendapat harga yang jauh lebih murah sehingga kamu bisa meminimalisir modal yang diperlukan. 

Kamu juga bisa bernegosiasi harga dengan merek tersebut agar dapat harga yang lebih menguntungkan.

Jangan lupa untuk bertanya tentang sistem pemesanan dan pengiriman. Pastikan juga merek tersebut selalu melakukan produksi dan produknya selalu ready stock ketika kamu memesannya.

Hitung Modal

Setelah mengetahui harga produk yang akan kamu jual, kini kamu dapat menghitung modalnya. Hitung biaya yang kamu perlukan untuk membeli semua produk yang akan kamu jual serta biaya pengirimannya jika ada.

Jangan lupa untuk menghitung biaya operasional serta gaji karyawan jika kamu memiliki karyawan. Selain itu, sisihkan sebagian uang untuk membayar pajak atau izin jualan. 

Kamu juga bisa menjalani bisnis grosir ini dengan modal minim. Caranya adalah kamu bisa menjadi dropshipper atau affiliater produk tersebut. 

Manfaatkan Platform Online

Lokasi strategis yang mudah kamu akses oleh pelanggan adalah tempat yang tepat untuk membuka bisnis grosir, apalagi jika lokasi tersebut dekat dengan pasar.

Namun, jika kamu membuka toko offline untuk bisnis grosir, maka kamu juga memerlukan modal untuk biaya sewa toko. Hal ini tentu tidak efisien jika kamu memiliki modal yang minim.

Oleh karena itu untuk menekan biaya modal, kamu bisa memulai usaha bisnis grosir secara online. Salah satu platform jual beli yang bisa kamu coba adalah Lazada. Melalui platform ini, kamu tidak akan kena biaya sepeserpun ketika menjual barang. Jadi, kamu akan lebih untung karena tidak perlu mengeluarkan biaya sewa tempat.

Lakukan Pemasaran Efektif

Hal lainnya yang dapat kamu lakukan untuk berbisnis grosir dengan modal minim adalah memasarkan bisnis kamu melalui media sosial atau memasang iklan di website. Tentunya cara ini jauh lebih efektif karena saat ini kebanyakan orang sudah memiliki smartphone sehingga dapat mengakses internet 24 jam sehari.

Tapi jika kamu bingung atau tidak mengerti cara memasarkan bisnis grosir di internet, kamu bisa menyerahkan pemasaran produk kepada Lazada. Kamu hanya perlu ikut berbagai campaign sale di mana Lazada akan menampilkan toko kamu di halaman utama.

Dengan begini,  toko kamu akan mendapat exposure lebih banyak ketimbang memasang iklan di website.

Tak perlu khawatir Jika kamu belum pernah berjualan online. Lazada memiliki program bernama program inkubasi, dimana selama 90 hari seller baru akan diajarkan cara menggunakan fitur-fitur di Lazada hingga mahir.

Seller baru akan diajarkan cara membaca grafik penjualan, memasarkan produk, hingga cara berjualan menggunakan fitur live streaming di Lazada.Tunggu apa lagi? Yuk segera daftarkan diri kalian sebagai seller di Lazada

Jangan ketinggalan tips jualan terbaru dari Lazada Seller Center!